Indonesia

Kehilangan sesuatu memang menjadi hal yang lumrah dan bisa menimpa siapa aja. Masalahnya adalah bagaimana kalau yang hilang itu merupakan benda-benda berharga atau penting. Duh, pasti sedih banget rasanya.

Orang yang ngalamin kayak gini, rasanya dia bakalan rela ngelakuin apa aja asal benda itu bisa ketemu kembali. Dia mau bayar mahal, bahkan melebihi harga barang yang hilang itu sendiri.

Sekarang ini banyak orang suka hunting foto untuk mengisi dan mempercantik feed akun media sosial (medsos) mereka. Misalnya aja medsos Instagram yang memang lagi ngetren sebagai wadah orang unjuk gigi hasil jepretannya. Nggak peduli fotografer yang udah lihai maupun yang masih amatir. Nggak peduli juga apakah itu hasil jepretan kamera DSLR atau smartphone.

Nah, dari sekian banyak objek foto yang dikejar fotografer, ada yang diambil di tempat atau suasana gelap atau minim pencahayaan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi fotografer buat menghasilkan foto yang bagus.

Selama ini orang beranggapan bahwa menghasilkan foto bagus di tempat minim cahaya hanya bisa dilakukan pakai kamera DSLR. Padahal, pakai smartphone atau handphone (HP) bisa. Asalkan kamu menguasai trik-triknya.

Era globalisasi, adalah era di mana masyarakat Indonesia mulai melek akan teknologi. Di era yang semakin maju ini, kamu dituntut untuk cepat beradaptasi terhadap berbagai perubahan, khususnya di bidang teknologi. Bayangkan saja, dulu yang biasanya kamu rajin ke kantor pos untuk mengirim surat kepada teman ataupun sanak saudara. Kini, hanya dengan sentuhan jari dan dalam hitungan detik, kamu dapat dengan mudahnya langsung berkomunikasi dengan mereka.


Tak hanya kebiasaan, soal perangkat berkomunikasi pun turut berubah. Jika dulu ponsel yang kamu gunakan hanya bisa untuk telepon dan berkirim pesan. Kini ponsel telah berubah wujudnya menjadi smartphone dengan segala kecanggihan yang ada di dalamnya. Nggak hanya itu, ternyata masih banyak kecanggihan smartphone lainnya yang nggak akan kita temukan di ponsel jadul. Apa saja perubahannya? 

Kalau generasi millenial ditanya soal poliphonik dan monophonik, mereka pasti nggak bakalan ngerti. Sama halnya ketika generasi yang lebih tua kita tanyai soal sosial media hits masa kini. 
Seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, ponsel sebagai sarana berkomunikasi pun mau nggak mau harus ikut berkembang. Jika dulu layar ponsel bikin mata sakit karena kekecilan. Kini, kamu bisa puas bermain smartphone dengan fitur infinity display-nya. Nggak hanya itu aja! Ternyata masih banyak perbedaan lain antara smartphone masa kini dan ponsel jadul di era orangtua kita dulu loh. Apa aja ya?

Punya pasangan yang posesif? Sedikit-sedikit cemburu, banyak curigaannya... pasti membuatmu jadi tidak nyaman. Kalau dibiarkan, bisa-bisa malah sering berantem dan mengancam kelangsungan hubungan kalian.
Menghadapi pasangan yang posesif, perlu langkah yang tepat. Simak dulu nih, supaya pacarmu enggak posesif lagi: